Aplikasi Filosofi Blue Core pada Yamaha NMAX


Hi Hallo MaxBro & MaxSist! Seletah di artikel sebelumnya kita kupas mengenai filosofi Blue Core yang merupakan kasta tertinggi teknologi sepeda motor Yamaha, pada artikel ini akan dibahas turunan teknologi yang mengaplikasikan filosofi tersebut, khusus yang diaplikasikan pada Yamaha NMAX.

wpid-wp-1442452540001.png

Secara umum, ada 3 point utama mengenai pengaplikasian filosofi Blue Core pada Yamaha NMAX, yaitu increasing combustion efficiency (meningkatkan efisiensi pembakaran), increasing cooling efficiency (meningkatkan efektivitas pendinginan), dan reducing power loss (mengurangi tenaga yang terbuang percuma).

Pada poin pertama, meningkatkan efisiensi pembakaran dimulai dengan mengaplikasikan saringan udara yang besar sehingga suplai oksigen yang merupakan faktor utama pembakaran menjadi semakin tinggi. Selain itu timing penyemprotan bahan bakar diatur sedemikian rupa sehingga pas dengan putaran RPM dan posisi throttle. Lalu layout ruang bakarpun dibuat sedemikian rupa sehingga bisa menghasilkan efek tumble yang optimum. Keseluruhan aplikasi pada poin pertama akhirnya menciptakan pembakaran yang efisien.

wpid-wp-1442452686675.png

Poin efisiensi pembakaran pada Yamaha NMAX tidak sampai pada itu saja. Problem efisiensi bahan bakar dan performa tinggi yang saling bertolak belakang dijawab oleh Yamaha dengan pengaplikasian katup variabel yang bisa mengatur seberapa besar bahan bakar yang diperlukan untuk menghasilkan daya tertentu sesuai keinginan pengendara. Ini menjadi terobosan pertama di dunia perihal aplikasi katup variabel pada sepeda motor dengan kopling otomatis.

Masalah klasik motor irit dan bertenaga adalah hanya tersedia satu mode dalam asupan bahan bakar. Sehingga saat si rider menginginkan keluaran tenaga halus, bahan bakar yang disemprotkan ke ruang bakar menjadi percuma. Tenaga yang dihasilkan terbuang sia-sia karena si rider tidak menghendakinya. Ini salah satu kondisi yang meyebabkan motor boros bahan bakar. Sebaliknya, saat si rider menghendaki keluaran tenaga besar, bahan bakar yang masuk ke ruang bakar tidak mencukupi untuk menghasilkan tenaga sesuai yang dikehendaki si rider. Hingga akhirnya motor terkesan lemot.

Katup variabel pada Yamaha NMAX dinamakan Variable Valve Actuation (VVA). Katup ini mempunyai 2 mode masukan bahan bakar sehingga mampu mengatur asupan bahan bakar sesuai kebutuhan. Pada saat si rider menghendaki keluaran tenaga halus, maka pada saat RPM rendah, campuran bahan bakar yang dimasukan ke ruang bakar sedikit karena bukaan katup rendah. Pada saat si rider menginginkan keluaran tenaga besar, maka mulai dari 6.000 RPM, katup akan membuka lebih tinggi sehingga lebih banyak bahan bakar dan udara yang masuk.

Poin kedua dari filosofi Blue Core yang diaplikasikan pada Yamaha NMAX yaitu menjaga suhu mesin tetap ideal dengan pendinginan yang efisien. Pada poin ini pada Yamaha NMAX diaplikasikan sistem pendinginan dengan cairan yang dianggap lebih efektif daripada sistem pendinginan dengan udara.

Suhu mesin yang ideal bukan berarti suhu mesin harus dingin. Tetapi harus ada pada suhu tertentu sehingga pembakaran bisa optimal. Untuk menjaga suhu tetap ada dalam kondisi ideal, sistem pendinginan pada Yamaha NMAX mengaplikasikan sebuah alat yang dinamakan Thermostat. Alat ini berfungai sebagai by-pass aliran cairan pendingin (radiator coolant). Saat mesin dalam kondisi dingin, radiator coolant yang suhunya belum terlalu tinggi tidak dialirkan ke radiator. Mlainkan dialirkan kembali ke dalam mesin. Hal ini bertujuan untuk mempercepat pemanasan mesin sehingga penggunaan bahan bakar bisa lebih efisien. Pada saat mesin dalam kondisi panas, thermostat baru mengalirkan cairan pendingin ke radiator. Selanjutnya radiator coolant yang dingin dialirkan kembali ke dalam mesin untuk menurunkan suhu mesin yang tinggi.

Selain dengan mengaplikasikan sistem pendinginan dengan cairan, material yang digunakan dalam ruang bakar pun memakai Diasil Cylinder dan Forged Piston yang sangat baik dalam hal ketahanan terhadap gesekan. Dengan minimnya gesekan suhu mesin bisa lebih terjaga.

Poin ketiga dari filosofi Blue Core pada Yamaha NMAX adalah mengurangi tenaga yang terbuang. Pada poin ini diaplikasikan Roller Rocker Arm dan Offset Cylinder yang bisa meminimalisir gesekan. Selain itu juga diaplikasikan ACM yang lebih kompak sehingga bisa menghasilkan listrik lebih efektif dengan konsumsi tenaga yang lebih rendah. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan tenaga hasil pembakaran untuk menggerakan kendaraan.

Keseluruhan poin diatas bisa MaxBro & MaxSist lihat pada video berikut.

____________________
Stay in touch with us,
Facebook Group: NMAX Riders
Facebook FanPage: NMAX Riders
Twitter: @nmaxriders
Instagram: @nmaxriders
Blog: nmaxriders.wordpress.com
Email: nmaxriders@outlook.com