Nmax ABS or Non ABS ?


Hai Hallo MaxBro & MaxSist, Yamaha NMAX telah diperkenalkan lebih dari satu tahun dengan dua variannya, yaitu varian ABS dan Non ABS. Namun demikian, ternyata masih banyak yang awam tentang perbedaan tersebut hingga ada pengalaman salah satu pemilik Yamaha NMAX yang membeli varian ABS baru mengetahui Yamaha NMAX yang diterimanya adalah varian Non ABS setelah dipakai beberapa bulan.

Sejak diluncurkan varian Non ABS, banyak media telah menjelaskan perbedaan dari varian ABS dan Non ABS. Namun demikian, karena masih banyak saja yang bertanya  apa saja perbedaan antara kedua varian ini, NRBlog akan coba mengulasnya lagi. 😀

Perbedaan varian ABS dan Non ABS yang pertama adalah tentu saja sticker ABS di front fender /spatbor depan. Kemudian perbedaan yang kedua bisa dilihat dari warna cat kapiler remnya. Untuk varian ABS kaliper rem berwarna doff seperti varian warna NMAX Gun Metal, sedangkan untuk varian Non ABS berwarna hitam mengkilap.

Kemudian perbedaan varian ini dapat dilihat dari panel Multi Information Display (MID) dimana saat NMAX dinyalakan, varian ABS akan menampilkan indikator ABS di atas tombol “select” (indikator ini akan mati setelah berjalan dengan kecepatan lebih dari 10 Kpj). Untuk varian Non ABS indikator tersebut tidak ada.

c7cb38f7-3517-40ec-a933-5a3dec8d2828_full

Kemudian, hal terakhir yang tampak adalah tidak adanya kabel speed sensor ABS untuk roda belakang di swing arm bagian kanan. Bisa dilihat di gambar di atas, varian Non ABS ada satu jalur yang kosong, sedangkan pada varian ABS kedua jalur kabel tersebut terisi.

FYI, speed sensor pada roda depan berfungsi ganda sebagai pendeteksi kecepatan putaran roda sehingga ECU ABS bisa menentukan apakah ban terkunci atau tidak sekaligus berfungsi sebagai penunjuk kecepatan sepeda motor yang bisa kita lihat pada MID. Karena fungsi ganda ini, maka pada kedua varian NMAX speed sensor di roda depan yang pada umumnya adalah ciri khas dari sepeda motor dengan sistem pengereman ABS dapat kita jumpai pada varian NMAX Non ABS.

Selanjutnya perbedaan lainnya adalah adanya motor dan ECU utntuk ABS. Part ini terletah di belakang headlamp di sebelah kanan. Part ini bisa dilihat jika membuka cover headlamp.

Lalu, bagaimana sih sistem ABS ini bekerja?

Sederhananya, ABS bekerja dengan mendeteksi kecepatan putaran roda. ABS bertugas mengontrol putaran roda jangan sampai terkunci pada saat berjalan pada kecepatan tertentu (pada Yamaha NMAX pada kecepatan lebih dari 10 Kpj) dengan cara mengontrol tekanan minyak rem. Jadi, pada saat MaxBro & MaxSist melakukan pengereman, jika pengereman itu terlalu keras hingga membuat roda terkunci, sistem ABS akan mengurangi tekanan minyak rem dengan memompanya kembali ke tuas rem. Hal ini dilakukan dengan sangat cepat dalam hitungan sepersekian detik sehingga sekalipun tekanan minyak rem dihilangkan oleh motor ABS, sistem pengereman akan tetap berjalan selama kita menekan tuas rem. ABS hanya menjaga aga putaran ban tidak terkunci. Efek yang terasa pada saat ABS bekerja adalah tuas rem yang tadinya ditekan akan terasa berdenyut-denyut.

Tujuan dari ABS ini adalah untuk meningkatkan keselamatan MaxBro & MaxSist saat berkendara. FYI, dalam hal menghentikan laju motor, pengereman akan efektif jika ban sebagai media yang berhubungan langsung dengan jalan mendapatkan grip yang cukup sehingga pada saat pengereman gesekan ban dengan aspal bisa memperlambat/menghentikan laju kendaraan dengan efektif. Untuk grip sendiri hanya akan maksimal jika ban tetap berputar, tidak terkunci.

Lalu bagaimana ABS ini memberikan perbedaan pada saat dilakukan pengereman?

Untuk gambarannya, sobat NRBlog telah melakukan sedikit demontrasi perbedaan ABS dan Non ABS untuk pengereman dengan roda belakang. Demontrasi dilakukan di jalanan semen yang diplester halus sehingga sangat licin.

Bisa dilihat MaxBro & MaxSist, untuk Yamaha NMAX warna merah pada saat melakukan pengereman ban langsung terkunci dengan jarak pengereman pun agak sedikit jauh. Hal itu tidak terjadi untuk varian NMAX ABS warna hitam. Untuk ban terkunci, bisa dibayangkan jika itu terjadi pada ban depan 😀

Sebagai catatan, pada kondisi tertentu, seperti jalanan berpasir, jarak pengereman dengan sistem ABS bisa lebih jauh dari pada Non ABS.

Demikian MaxBro & MaxSist, semoga berguna.

____________________
Stay in touch with us,
Facebook Group: NMAX Riders
Facebook FanPage: NMAX Riders
Twitter: @nmaxriders
Instagram: @nmaxriders
Blog: nmaxriders.com
Email: hello@nmaxriders.com